Program Increasing Manufacturing Profit by Lego Assembly Line Simulation Training dikembangkan sebagai pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning) yang merepresentasikan kondisi nyata kinerja manufaktur melalui simulasi lini perakitan. Dalam program ini, peserta akan berperan langsung sebagai bagian dari sistem produksi dengan merakit produk menggunakan media Lego, sehingga konsep manufaktur dapat dipahami secara konkret dan terukur.
Melalui simulasi tersebut, peserta diajak melihat bagaimana aliran kerja, pembagian peran, serta metode produksi memengaruhi biaya dan profitabilitas perusahaan. Peserta akan mempelajari cara menyusun perhitungan biaya produksi secara sistematis, sekaligus menganalisis indikator kinerja utama seperti nilai tambah, titik impas, dan margin keuntungan.
Pelatihan ini juga membahas struktur biaya secara detail, mulai dari waktu siklus, biaya tenaga kerja, biaya proses perakitan, hingga penyusutan peralatan. Setelah memahami gambaran biaya secara menyeluruh, peserta akan diarahkan untuk melakukan inisiatif penurunan biaya melalui pendekatan perbaikan metode kerja di area operasional (Gemba Kaizen).
Sebagai tahap lanjutan, peserta akan diperkenalkan pada konsep Value Engineering dan menerapkannya secara langsung dalam simulasi assembly line. Pendekatan ini mendorong kreativitas lintas fungsi untuk menghasilkan desain proses yang lebih efisien dan bernilai tambah lebih tinggi. Hasil simulasi Value Engineering akan menjadi proyek akhir yang menggambarkan dampak langsung terhadap peningkatan profit manufaktur.
Dengan melibatkan peserta dari berbagai departemen, pelatihan ini bertujuan membangun pemahaman bersama mengenai keterkaitan proses dan biaya antar fungsi, sehingga kolaborasi lintas departemen dapat berkontribusi nyata terhadap penurunan biaya pokok produksi (COGS).